Kimi no Na wa. (Namamu.)


Detail:


Judul: Kimi no Na wa. (君の名は。)
Genre: Drama, Romance, Supernatural
Rating: PG – 13+
Rilis: 26 Agustus 2016
Sumber: Original
Tipe: Movie
Episode: 1
Durasi: 1 jam. 46 min.
Status: Selesai
Studio: CoMix Wave Films
Produser: Kadokawa Shoten, Toho, Sound Team Don Juan, Lawson HMV Entertainment, Amuse, East Japan Marketing & Communications
Lisensi: Funimation, NYAV Post


Kimi no Na wa. (君の名は。), juga dikenal dengan nama Your Name. yg bilamana diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti Namamu. ini merupakan anime remaja yg ditulis dan disutradarai oleh Shinka Makoto, desain karekter oleh Tanaka Masayoshi, dan musik oleh band rock Jepang bernama Radwimps. Anime ini dibuat berdasarkan novel karya Shinka Makoto dengan judul yg sama. Tayang di Jepang pada 26 Agustus 2016.


Synopsis:

Miyamizu Mitsuha, seorang gadis SMA, berkeinginan untuk menjalani kehidupan menjadi seorang anak laki-laki yg tinggal di kota Tokyo yg menurutnya lebih baik dibandingkan kehidupannya yg sekarang di desa. Sementara di kota, Tachibana Taki harus menjalani kehidupan yg sibuk sebagai siswa dan pekerja paruh waktu. Kejadian aneh pun menimpa mereka berdua, dimana ketika mereka terbangun dari tidurnya, tubuh mereka saling bertukar, dimana Mitsuha harus menjalani kehidupan sebagai Taki di kota Tokyo, dan sebaliknya Taki menjalani kehidupannya sebagai Mitsuha di sebuah desa bernama Itomori. Pertukaran tubuh mereka terjadi setiap beberapa kali dalam seminggu, dimana akhirnya mereka berdua membuat peraturan apa yg boleh dan tidak boleh dilakukan ketika menjalani kehidupan masing-masing saat tubuh mereka bertukar. Ketika mereka sudah tidak saling bertukar tubuh, mereka memutuskan untuk mencoba menemui satu sama lain masing-masing, dimana hal yg tak terduga pun terjadi.

Cerita ( 8.7/10 )

Awal cerita dimulai ketika Mitsuha dan Taki terbangun dari tidurnya dengan tubuh yg berbeda, dimana Mitsuha menjadi anak laki-laki yg tinggal di Tokyo, dan Taki menjadi anak perempuan yg tinggal di sebuah desa bernama Itomori. Awalnya mereka hanya menganggap kalau itu semua merupakan mimpi. Keesokan harinya, Mitsuha yg sudah kembali menjadi dirinya, tidak mengerti sama sekali dengan apa yg dibicarakan oleh orang-orang mengenai dirinya yg bertingkah aneh kemarin, pasalnya Mitsuha sendiri tidak tahu dan tidak ingat sama sekali mengenai kejadian kemarin yg dibicarakan orang-orang disekitarnya mengenai dirinya. Disekolah, Mitsuha menemukan tulisan “siapa kamu” pada buku catatannya, dia menganggap kalau itu merupakan perbuatan jahil temannya, Teshigawara. Ketika istirahat Teshigawara dan Sayaka, yg adalah sahabat Mitsuha, menjelaskan kepadanya mengenai kejadian kemarin dan apa saja yg sudah dilakukannya, yg membuat Mitsuha merasa bingung dan tidak percaya kalau dia melakukan hal-hal tersebut. Mitsuha pun mencoba bertanya mengenai tulisan yg ada pada buku catatannya tersebut kepada Teshigawara, dan dia sadar kalau ternyata bukan Teshigawara lah yg menulis itu, dan dia pun mencoba untuk melupakannya.

Sepulang sekolah, Teshigawara yg mencoba mengajak Mitsuha dan Sayaka pergi ke sebuah kafe, membuat Mitsuha senang dan bersemangat karena dia tidak menyangka kalau di desa tersebut terdapat sebuah kafe. Dan ternyata Mitsuha harus berakhir pulang oleh karena itu hanya sebuah alat mesin minuman yg terdapat minuman kopi didalamnya. Mitsuha pun merasa bodoh karena sudah percaya kalau ada kafe ditempatnya.

Dimalam harinya, Mitsuha bersama dengan adiknya, Yotsuha, dan neneknya, Hitoha, harus menyulam benang untuk dijadikan anyaman, untuk meneruskan tradisi desa mereka yg memang sudah menjadi tugas keluarga Miyamizu. Neneknya, menjelaskan kepada mereka berdua mengenai sejarah Itomori, dimana kalau 1.000 tahun sejarah Itomori telah terukir dalam anyaman buatan keluarga mereka.

Selesai membuat anyaman, Mitsuha bersama dengan adiknya, harus membuat Kuchikamizake, tradisi untuk membagikan persembahan kepada dewa, dimana dia dan adiknya melakukan pertunjukkan tarian, kemudian mengunyah nasi, memuntahkannya kembali, dan difermentasikan, lalu menjadi alkohol. Dimana cara tersebut untuk membuat sake tertua didunia, yg akan dijadikan sebagai persembahan dewa. Teman sekolah Mitsuha yg kebetulan datang dan melihat tradisi tersebut, menganggap kalau yg dilakukannya itu sedikit menjijikan. Tradisi yg memang sudah mulai dilupakan oleh masyarakat setempat.

Setelah pertunjukkan selesai, Yotsuha, adiknya, mencoba untuk menyemangati kakaknya untuk lebih ceria, dia berpikir kalau tidak ada salahnya dilihat beberapa teman sekolah. Tidak sampai disitu, Yotsuha juga membual soal membuat Kuchikamizake untuk dijual di Tokyo dengan memberinya nama “Sake Mulut Gadis Kuil”. Mitsuha yg heran kenapa dia bisa berpikir sampai kesitu, melarangnya untuk melakukan hal tersebut oleh karena itu melanggar aturan pajak minuman keras. Dimana pernyataannya malah membuat sang adik merasa lebih heran karena malah itu yg dipermasalahkan. Membahas soal kota Tokyo membuat Mitsuha ingat akan sesuatu, dan dia pun berlari dan berteriak kalau dia benci desa ini dan benci hidup ini, dia berharap dijadikan anak laki-laki tampan yg tinggal di kota Tokyo untuk kehidupan setelahitu. Sang adik yg melihat dan mendengar semuanya, merasa kalau kakaknya ini bodoh.

Keesokan harinya, Mitsuha yg terbangun dari tidurnya dengan tubuh anak laki-laki bernama Taki yg tinggal di kota Tokyo, menganggap kalau itu semua merupakan mimpi yg diberikan dewa atas apa permohonannya. Dia pun mencoba menjalani kehidupannya di kota Tokyo tersebut sebagai murid SMA bernama Taki. Disekolah dia bertemu dengan Tsukasa dan Takagi yg adalah temannya Taki. Mereka mengajak Mitsuha yg saat itu sedang berada dalam tubuh Taki untuk pergi ke sebuah kafe, yg membuatnya sangat kegirangan, dan tidak percaya dengan semuanya. Sampai akhirnya dia harus pergi bekerja paruh waktu sebagai pelayan restoran yg sangat melelahkan, dimana saat itu dia masih menganggap kalau itu semua merupakan mimpi dan berpikir mau sampai kapan mimpi ini akan berlanjut.

Setelah semua yg sudah dilaluinya, dia melihat kembali hp nya, dimana dia menemukan memo yg berisikan mengenai keseharian Taki, yg membuatnya beranggapan kalau di mimpinya itu dia harus melakukan hal tersebut. Mitsuha pun akhirnya mencatat semua kejadian yg sudah terjadi hari itu kedalam memo hp nya tersebut, dan dia pun teringat dengan buku catatan miliknya yg terdapat tulisan “siapa kamu” dan mencoba menulis kalimat yg sama pada telapak tangannya. Tidak lama kemudian, dia yg merasa lelah karena sudah mengalami banyak hal dihari itu pun tertidur.

Keesokan harinya, ketika mereka sudah kembali ketubuh masing-masing, Taki yg melihat tulisan “siapa kamu” ditelapak tangannya, dan melihat isi memo di hp nya membuatnya bingung dan bertanya-tanya mengenai apa yg sudah terjadi padanya. Taki yg mendengar mengenai apa yg terjadi kemarin dari temannya, Tsukasa, membuatnya beranggapan kalau dia lah yg sudah membajak hp nya. Melihat reaksi Tsukasa membuat Taki tahu kalau bukan dia yg melakukannya. Ditempat kerjanya, Taki merasa lebih heran karena teman-temannya mengatakan kalau dirinya kemarin telah pulang bersama dengan Okudera, senpai ditempat Taki bekerja yg adalah seorang perempuan mahasiswi yg cantik.

Disaat yg sama, Mitsuha yg baru bangun dari tidurnya, melihat tulisan “Mitsuha, kamu siapa? kamu ini apa?” ditelapak tangannya membuatnya bertanya-tanya apa ini. Disekolah, Mitsuha yg bertanya kepada Sayaka, mengapa teman-teman sekelasnya pada melihat kearahnya, mengatakan kalau tindakan yg dilakukannya kemarin sangat mencolok. Sayaka menjelaskan semuanya kepada Mitsuha mengenai apa yg sudah dilakukannya. Mendengarnya membuat Mitsuha heran dan tidak percaya kalau dia sudah melakukan hal tersebut.

Disaat yg bersamaan pula, Mitsuha dan Taki yg merasa kalau ada sesuatu yg tidak beres, mereka mencoba untuk melihat catatan dan memo masing-masing, dan membacanya. Dan mereka menyadari satu hal, kalau didalam mimpinya, mereka saling bertukar tubuh.

Mereka yg mulai paham akan situasi yg mereka hadapi, dimana mereka akan bertukar tubuh dua atau tiga kali dalam seminggu, dan pemicunya merupakan tidur, tapi penyebabnya masih belum dimengerti. Ingatan mereka akan terasa samar-samar ketika terbangun. Tapi meski begitu, mereka benar-benar berganti tempat. Dan orang-orang disekitarnya lah yg membuat mereka menjadi yakin. Mereka pun akhirnya saling membuat beberapa peraturan untuk saling menjaga gaya hidup mereka. Hal-hal yg harus diperhatikan dan peraturan yg wajib dipatuhi ketika mereka bertukar tubuh. Dan mereka sepakat untuk meninggalkan catatan di hp masing-masing. Mereka bekerja sama untuk mengatasi kejadian yg misterius tersebut. Mereka harus melakukan hal yg belum sempat mereka lakukan sebelumnya, dan mereka mulai mencampuri kehidupan mereka satu sama lain.

Mitsuha yg menjadi Taki, yg tinggal di kota Tokyo, mulai terbiasa dengan keseharian Taki, membuatnya merasa nyaman, dan dia pun berhasil mendekatkan Taki dengan seseorang yg sudah lama disukainya. Sedangkan Taki yg menjadi Mitsuha, yg tinggal di desa Itomori, mulai nyaman dengan suasana di sana, dan dia pun berhasil membuat Mitsuha terkenal di sekolahnya.

Taki yg saat itu berada didalam tubuh Mitsuha, bersama dengan adik dan neneknya, harus mengantarkan persembahan Kuchikamizake ketempat dewa, yg berada sangat jauh didalam pegunungan. Diperjalanan, Taki dan adiknya diberitahukan oleh neneknya mengenai Musubi, Musubi merupakan bahasa kuno untuk sebutan dewa pengawal desa Itomori. Musubi memiliki banyak makna, salah satunya merupakan aliran waktu, yg adalah kekuatan dewa. Dia juga mengatakan kalau saat membuat anyaman dari benang yg mereka buat adalah seni dewa dan perwujudan aliran waktu itu sendiri, mereka saling berkumpul dan terwujud, dari terurai lalu terhubung, terkadang kita ulangi, diurai lagi, lalu dihubungkan lagi. Itulah hubungan atau musubi, bisa pula disebut waktu. Berjalan sambil bercerita, akhirnya mereka sampai di kuil Miyamizu, tempat dimana dewa Musubi berada. Nenek menjelesakan kalau dari titik ini kedepan merupakan Kakuriyo, dunia alam sana, dimana untuk bisa kembali ke alam sini mereka harus mempersembahkan Kuchikamizake yg adalah separuh dari jiwa meraka.

Keesokan harinya, mereka berdua terbangun dengan tubuh mereka masing-masing, dimana ketika mereka terbangun ada hal yg tidak biasa, merupakan keadaan dimana mereka sedang menangis. Dimana semenjak hari itu mereka berdua sudah tidak saling bertukar tubuh lagi, tepatnya ketika komet dengan periode orbit 1.200 tahun melintasi langit-langit bumi. Dimana dihari saat komet itu muncul, Mitsuha memutuskan untuk pergi keluar bersama Teshigawara dan Sayaka untuk melihat jatuhnya komet tersebut. Dan diwaktu yg berlainan, Taki yg mencoba menghubungi nomer Mitsuha, tetapi selalu gagal karena berada diluar jangkauan, akhirnya memutuskan untuk pergi menemui Mitsuha.

Ditemani oleh Tsukasa dan Okudera, mereka melakukan perjalanan untuk mencari tahu mengenai Mitsuha. Teman dunia maya yg diceritakan Taki pada mereka. Taki yg saat itu sama sekali tidak ingat nama desa tempat Mitsuha tinggal, hanya dengan ingatan mengenai gambaran desa tersebut, Taki menggambar desa tersebut diselembaran kertas besar, dan bertanya kesana kemari mengenai desa tersebut. Ketidakberhasilannya menemukan lokasi desa tersebut membuat Taki memutuskan untuk pulang, sebelum itu, ketika dia bersama dengan Tsukasa dan Okudera yg saat itu sedang makan di kedai ramen, tidak sengaja pemilik kedai ramen tersebut melihat gambar Taki dan bertanya bukankah itu Itomori, dan memperjelas kalau itu memang Itomori, yg membuat Taki mengingatnya. Disaat yg bersamaan juga Taki harus mendengar hal yg membuatnya tidak percaya sama sekali, kalau Itomori ternyata sudah hancur karena komet yg jatuh tepat di desa tersebut. Dan yg membuatnya lebih terkejut dan merasa bingung dengan semuanya merupakan ketika dia tahu kalau kejadian tersebut terjadi 3 tahun yg lalu, dimana kejadian tersebut mengakibatkan ratusan orang meninggal.

Mendengar hal tersebut, Taki memutuskan untuk mencari tahu mengenai insiden tersebut, dan ketika mencari daftar nama orang-orang yg meninggal karena kejadian tersebut, Taki tidak percaya dengan apa yg dia lihat, dimana nama Teshigawara, Sayaka, dan Mitsuha tertulis di sana. Taki yg tidak percaya kalau semua yg sudah dilalui nya hanyalah sebatas mimpi, disaat yg sama Taki mulai kehilangan ingatannya mengenai Mitsuha, apalagi dia tidak tahu apa yg sedang dia lakukan.

Sebelum kembali ke Tokyo, karena sudah malam dan kereta yg menuju Tokyo sudah tidak ada, Taki bersama Okudera dan Tsukara memutuskan untuk tidur di penginapan selama semalam. Dipenginapan, Okudera yg saat itu sedang melihat majalah mengenai anyaman, bertanya kepada Taki apakah gelang yg dipakainya juga anyaman. Taki mengatakan kalau gelang tersebut dia dapatkan dari seseorang sudah lama sekali, tidak tahu mengapa Taki menganggap kalau gelang tersebut sebagai pengganti jimat, yg anehnya dia sendiri tidak tahu dari siapa gelang itu dia dapatkan. Membahas gelang tersebut membuat Taki mengingat kalau dia sempat mendengar kalimat dari seorang pembuat anyaman, kalau benang merupakan perwujudan dari aliran waktu itu sendiri, yg membuat Taki mengingat satu tempat yg menurutnya bisa menjawab semua mengenai hal yg sedang terjadi.

Taki memutuskan untuk tidak meninggalkan Itomori, dan pergi sendiri menuju tempat yg disebut sebagai Kuil Miyamizu, tempat dewa Musubi berada. Tempat tersebut membuat Taki mengingat kembali semuanya, dan mengetahui kalau ternyata waktu dia dan Mitsuha berbeda, dimana dia bertukar tubuh dengan Mitsuha dari tiga tahun lalu. Mengingat kalau Kuchikamizake adalah separuh jiwa pembuatnya, Taki memutuskan untuk meminum persembahan Kuchikamizake Mitsuha tersebut. Perbuatannya tersebut membuat Taki melihat ingatan Mitsuha yg ternyata juga memutuskan untuk pergi ke Tokyo dan menemui Taki untuk memperjelas semuanya. Mitsuha yg saat itu bertemu dengan Taki, ternyata Taki tidak mengenalinya sama sekali, dimana diketahui kalau yg Mitsuha temui merupakan Taki tiga tahun yg lalu, dimana Taki belum bertukar tubuh dengannya. Pertemuannya yg singkat, membuat Mitsuha membagikan ikat rambutnya kepada Taki, berharap Taki bisa mengingatnya. Ikat rambut tersebut ternyata gelang yg selama ini Taki pakai.

Tidak lama kemudian, mereka berhasil bertukar tubuh kembali. Dimana pertukaran tubuh mereka terjadi tepat pada hari komet periode 1.200 akan melintasi langit bumi dan jatuh tepat di desa Itomori. Taki yg saat itu sedang berada didalam tubuh Mitsuha memberitahukan kepada Teshigawara dan Sayaka kalau komet tersebut akan jatuh tepat di desa Itomori. Mereka bertiga pun memutuskan untuk membuat orang-orang disekitarnya untuk pergi meninggalkan desa tersebut sebelum komet itu jatuh. tapi, masyarakat setempat tidak mempercayai kata-kata mereka dan malah menganggap kalau yg dilakukan Mitsuha hanyalah bualan. Taki yg saat itu sadar kalau yg bisa melakukan hal tersebut merupakan Mitsuha, memutuskan untuk pergi ke Kuil Miyamizu. Dia percaya kalau disana Mitsuha berada dengan tubuhnya. Sesampainya disana, mereka tidak bisa melihat satu sama lain karena aliran waktu yg berbeda, mereka hanya bisa mendengar satu sama lain, sampai akhirnya kedua telapak tangan mereka bersentuhan, yg membuatnya bisa melihat satu sama lain dan kembali bertukar ke tubuh masing-masing. Taki yg menjelaskan kalau dirinya dulu menemui Taki dari tiga tahun lalu, dimana Taki pada saat itu belum bertukar tubuh sama sekali dengannya, dan mengatakan kalau Itomori akan seperti ini jadinya, dan Taki memperingatkan Mitsuha untuk pergi meninggalkan Itomori sebelum komet muncul, dan membagikan semangat dengan mengembalikan ikat rambut yg sempat diberikannya dulu kepada Mitsuha, lalu mengatakan kalau dia bisa merubah masa depan dengan meyakinkan orang-orang di Itomori. Disaat mereka ingin memperkenalkan diri satu sama lain, waktu pun memisahkan mereka kembali kemasanya, dimana mereka pada saat itu sudah tidak saling terhubung lagi, dan mulai melupakan satu sama lain. Mitsuha yg berusaha untuk menyuruh orang-orang pergi meninggalkan Itomori pun berhasil, dimana keberhasilannya harus dibayar dengan melupakan orang yg penting baginya.

Beberapa tahun telah berlalu, mereka yg menyadari kalau ada yg hilang dari kehidupannya, dan merasa kalau sedang mencari seseorang, takdir mempertemukan mereka berdua kembali. Dimana mereka berdua tidak saling mengenal satu sama lain, tetapi merasakan hal yg sama, merupakan merasa sedang mencari seseorang, dan bertanya satu sama lain apakah mereka sempat bertemu sebelumnya. Sambil meneteskan air mata, bersamaan mereka bertanya satu sama lain siapa namamu.

Grafis & Kualitas Gambar ( 8/10 )

Kimi no Na wa memiliki grafis dengan kualitas gambar yg baik dan menarik, sehingga enak untuk ditonton tentunya.

Karakter ( 8/10 )

#1 Miyamizu Mitsuha


Miyamizu Mitsuha merupakan tokoh utama sekaligus heroine dalam cerita. Dia merupakan seseorang yg baik hati, peduli, dan tidak mudah menyerah dalam melakukan sesuatu. Dia berharap bisa menjalani kehidupan sebagai anak laki-laki yg tinggal di kota Tokyo. Dia menyukai Taki. Pengisi suara; Kamishiraishi Mone.

#2 Tachibana Taki

Tachibana Taki merupakan tokoh utama dalam cerita. Keras kepala, pekerja keras, mandiri, dan mudah berteman. Dia merupakan murid SMA, yg tinggal di kota Tokyo. Dia juga melakukan pekerjaan paruh waktu sebagai pelayan di sebuah restoran, untuk tambahan uang jajannya. Taki tertarik dengan arsitektur dan seni rupa, terlihat darinya yg sangat mahir dalam menggambar. Dia menyukai Mitsuha. Pengisi suara; Kamiki Ryunosuke.

#3 Natori Sayaka


Natori Sayaka merupakan murid SMA yg bergabung dalam klub siaran. Dia tinggal dan sekolah di tempat yg sama dengan Mitsuha, mereka berdua bersama dengan Teshigawara merupakan sahabat. Dia adalah seseorang yg baik hati, peduli, dan sedikit ragu-ragu dalam melakukan sesuatu. Dia menyangkal kalau dirinya tertarik pada Teshigawara. Pengisi suara; Yuuki Aoi.

#4 Teshigawara Katsuhiko


Teshigawara Katsuhiko merupakan murid SMA yg baik hati, peduli, dan melakukan sesuatunya dengan penuh semangat. Dia tinggal dan sekolah di tempat yg sama dengan Mitsuha, mereka berdua bersama dengan Sayaka merupakan sahabat. Dia ahli dalam menangani mesin konstruksi dan bahan peledak. Pengisi suara; Narita Ryou.

#5 Okudera Miki


Okudera Miki merupakan seorang mahasiswi, dia bekerja di restoran yg sama dengan Taki. Di tempatnya bekerja, dia sering dipanggil dengan sebutan senpai. Dia merupakan orang yg baik hati, peduli, mandiri, dan pekerja keras. Dia suka memperhatikan dan membantu teman kerjanya yg sedang kesulitan. Terlihat kalau dia mulai menyukai Taki. Pengisi suara; Nagasawa Masami.

#6 Fujii Tsukasa


Fujii Tsukasa merupakan salah satu teman sekolah Taki. Dia merupakan orang yg baik hati, dan peduli terhadap Taki. Dia apalagi memilih untuk menemani Taki untuk mencari tau keberadaan Mitsuha dari pada harus menjaga rumah dan menggantikannya bekerja. Dia merupakan laki-laki yg terlihat pandai dan keren dengan kacamatanya. Pengisi suara; Shimazaki Nobunaga.

#7 Takagi Shinta


Takagi Shinta merupakan salah satu teman sekolah Taki. Dia merupakan orang yg baik hati, ramah senyum, dan terlihat santai. Dia merupakan orang yg menjaga rumah dan menggantikan pekerjaan Taki ketika dia pergi mencari Mitsuha. Pengisi suara; Ishikawa Kaito.

#8 Miyamizu Yotsuha

Miyamizu Yotsuha merupakan adik perempuan Mitsuha. Dia merupakan adik yg baik hati, rajin, dan ceria. Yotsuha bersama dengan kakaknya, Mitsuha, berusaha keras untuk mewariskan dan melanjutkan tradisi dan kebudayaan keluarganya yg mulai dilupakan oleh masyarakat setempat. Pengisi suara; Tani Kanon.

#9 Miyamizu Hitoha


Miyamizu Hitoha merupakan nenek Mitsuha dan Yotsuha. Dia yg mengajari Mitsuha dan Yotsuha menyulam benang, dan menceritakan mengenai sejarah desa tempat mereka tinggal, begitu pula tradisi dan kebudayaannya. Pengisi suara; Ichihara Etsuko.

Musik ( 8.2/10 )


Opening Theme :
#1: “Yume Tourou (夢灯籠)” by RADWIMPS


Ending Theme :
#1: “Nandemonaiya (なんでもないや)” by RADWIMPS

Keseluruhan ( 8.4/10 )


Secara keseluruhan anime ini sangat baik dan menarik. Cerita romantis dan permasalahan yg terdapat didalam cerita sangatlah kuat. ane merekomendasikan anime ini buat kamu yg suka anime romantis dengan cerita yg emosional didalamnya. Kata-kata ini mungkin sangat tepat untuk mewakili anime ini “Mengenal, Kehilangan, Melupakan, Bertemu”.

Quotes: “seandainya kita melihat satu sama lain, kita akan tahu” -Miyamizu Mitsuha