Review Anime: Violet Evergarden

Detail:

Judul: Violet Evergarden (ヴァイオレット・エヴァーガーデン)
Genre: Drama, Military, Slice of Life
Rating: PG-13 -Teens 13 or older
Rilis: Winter 2018, 11 Januari – 5 April
Sumber: Novel
Tipe: TV
Episode: 13
Durasi: 23 min. per eps.
Status: Selesai
Studio: Kyoto Animation
Produser: Lantis, Pony Canyon, Rakuonsha, ABC Animation
Lisensi: Netflix

Violet Evergarden (ヴァイオレット・エヴァーガーデン) adalah seri novel ringan Jepang yg ditulis oleh Akatsuki Kana dan diilustrasikan oleh Takase Akiko. Di adaptasi menjadi serial anime televisi yg ditulis oleh Yoshida Reiko, musik oleh Evan call, direkturi oleh Ishidate Taichi dan diproduksi oleh studio Kyoto Animation.


Synopsis:

Perang besar akhirnya berakhir setelah empat tahun konflik panjang. Kini benua Telesis terbagi menjadi dua sisi Utara dan Selatan.

Ada kata-kata yg Violet dengar di medan perang yg tidak mampu dia lupakan. Kata-kata tersebut diucapkan oleh seorang yg sangat dia sayangi lebih dari siapa pun. akantetapi, dia masih belum mengerti akan makna perkataan tersebut.

Violet yg sebelumnya dikenal sebagai “senjata”, kini dia memulai kehidupan barunya dengan bekerja di CH Postal Service bagian Doll Auto Memory, menuliskan surat untuk orang. Violet yg tidak mampu memahami perasaan orang-orang disekitarnya, termasuk dirinya sendiri, memutuskan menjadi bagian Boneka Kenangan Otomatis, Doll Auto Memory, untuk memahami makna dari kata-kata yg dia sendiri tidak mengerti.

Violet yg mulai menuliskan pikiran dan perasaan orang ke dalam kata-kata di atas kertas (surat), menyatukan perasaan orang-orang disekitarnya dan perlahan mulai memahami perasaannya sendiri dan makna dari kata-kata yg selama ini dia cari tahu.

Cerita ( 8.4/10 )

Perang besar akhirnya berakhir setelah empat tahun konflik panjang. Kini benua Telesis terbagi menjadi dua sisi Utara dan Selatan. Masyarakat dengan semangat mulai menyambut era baru ini.

Violet yg kehilangan Mayor Gilbert, seorang yg sangat di sayanginya dan kata-kata terakhir yg diucapkan padanya di medan perang yg sama sekali tidak dia mengerti, kini Violet memulai kehidupan barunya sebagai boneka kenangan otomatis (Doll Auto Memory) di perusahaan CH Postal Service milik Hodgins Claudia.

Claudia menjadi teman yg dipercaya oleh Gilbert untuk menjaga Violet seumpama terjadi apa-apa dengannya di medan perang. Violet yg dianggap sebagai “senjata”, diperlakukan dengan sangat baik oleh Gilbert. Kebaikan yg sebelumnya tidak sempat didapat oleh Violet membuatnya nyaman berada disisinya dan senang melakukan setiap perintahnya baik di luar maupan di dalam medan perang.

Kata-kata terakhir yg diucapkan Mayor Gilbert padanya membuat Violet penasaran dengan makna dari kata tersebut. Violet yg diberikan pekerjaan diperusahaan milik Claudia, memutuskan untuk bergabung dengan bagian boneka kenangan otomatis (Doll) setelah dia melihat salah seorang yg sedang bekerja di bagian tersebut mengatakan kata-kata yg sama seperti yg diucapkan Mayor Gilbert padanya.

Pekerjaan yg dilakukan seorang Doll adalah menuliskan pikiran dan perasaan seseorang ke atas kertas (surat). Di masa tersebut seorang Doll sangatlah dibutuhkan karena masih banyak orang-orang yg tidak tahu caranya menulis atau bagaimana menuangkan pikiran dan perasaannya kedalam sebuah kata-kata.

Violet yg apalagi tidak mengerti mengenai bagaimana perasaannya sendiri begitu juga dengan orang disekitarnya, membuatnya sedikit kesulitan dengan pekerjaannya. Dia tidak mengerti mengapa seseorang yg minta dituliskan surat olehnya tidak merasa puas apalagi mengatakan kalau isinya benar-benar tidak sesuai dengan keinginannya, padahal Violet sendiri yakin sudah menuliskan kata-kata sesuai permintaannya, dan mengenai mengapa surat yg dibuatnya tidak sempat mampu tersampaikan isi sejatinya kepada si pembaca.

Violet yg kemudian ditugaskan oleh Claudia untuk ikut kedalam kelas pembelajaran untuk menjadi seorang Doll, disana dia bertemu dengan seorang gadis bernama Luculia. Luculia adalah orang yg mampu mengerti dan memahami sikap Violet yg tidak mengerti dan tidak peka sama sekali terhadap orang lain disekitarnya. Beberapa hari sudah dia lalui dikelas untuk menjadi seorang Doll, Violet yg mendapat nilai sempurna di setiap pembelajarannya ternyata menjadi yg satu-satunya tidak lulus dikelas tersebut. Violet yg ternyata tidak mampu menuliskan sebuah surat yg berisikan pikiran dan perasaan seseorang lah yg membuatnya tidak lulus.

Luculia yg mengajaknya pergi ke suatu tempat, disana Violet mengingat hal yg sempat Mayor Gilbert katakan padanya. Mereka yg kemudian memutuskan untuk pulang, diperjalanan mereka bertemu dengan kakak Luculia yg terlihat sedang mabuk dan kacau. Luculia yg mengenalkannya kepada Violet, tak lama kemudian dia pulang bersama dengan kakaknya.

Keesokan harinya, Luculia yg bertemu dengan Violet dikelas, mereka yg berbicara satu sama lain, kemudian Luculia menceritakan mengenai keluarganya. Luculia ternyata kehilangan kedua orang tuanya pada saat perang berlangsung, dan kakaknya yg ternyata mantan seorang tentara merasa bertanggung jawab dan menyalahkan dirinya sendiri atas apa yg terjadi pada orang tua mereka.

Luculia yg kemudian mengakhiri ceritanya dan memutuskan untuk membantu Violet membuat surat yg mampu membuat orang lain yg membacanya merasakan isi sejatinya dari surat tersebut, mereka sama-sama menuliskan masing-masing surat untuk seseorang. Luculia yg menuliskan surat Violet, sedikit merasa aneh karena yg disampaikannya malah terlihat seperti sebuah laporan, bukan surat. Violet yg kemudian ingin menuliskan surat untuk Luculia, melihat dan mendengar apa yg dikatakan Luculia sebelum akhirnya dia pergi dan mengakhirinya begitu saja membuat Violet sedikit tergerak. Violet kemudian mencoba menuliskan pikiran dan perasaan Luculia kedalam surat lalu memberikannya kepada kakaknya tanpa sepengetahuannya.

Keesokan harinya, Luculia datang menemui Violet dan mengajaknya kembali ke kelas. Violet yg tidak mengerti karena kelasnya sudah usai, ternyata disana dia berikan tanda kelulusan oleh gurunya berkat surat yg dia buatnya untuk kakak Luculia. Luculia memberitahukan mengenai surat tersebut kepada guru mereka, yg ternyata surat tersebut benar-benar tersampaikan isi sejatinya terhadap orang yg membacanya. Berkat itu juga hubungan Luculia dengan kakaknya menjadi lebih baik. Itu menjadi surat pertama Violet yg mampu menuangkan pikiran dan perasaan seseorang kedalam kata-kata di atas kertas yg sejati isinya benar tersampaikan.

Surat yg dibuat Violet berhasil membuat perasaan orang-orang disekitarnya saling terhubung. Violet yg mulai menulis banyak surat untuk orang-orang, perlahan mulai memahami perasaan dirinya sendiri dan orang lain disekitarnya, dan makna dari kata yg selama ini dia cari tahu.

Grafis & Kualitas Gambar ( 8/10 )


Karakter ( 7.6/10 )

#1 Violet Evergarden


Violet Evergaden yg dianggap sebagai senjata tidak mengerti sama sekali mengenai perasaannya sendiri dan orang disekitarnya. Dia adalah orang yg tidak peka sama sekali terhadap orang disekitarnya. Dia bekerja di CH Postal Service bagian Doll Auto Memory sebagai Boneka Kenangan Otomatis yg menuliskan surat untuk orang. Alasan dia ingin menjadi Boneka Kenangan Otomatis adalah mencari tahu arti dari kata-kata yg dia terima di medan perang dari Mayor Gilbert, orang yg sangat dia sayangi lebih dari siapa pun. Menuliskan pikiran dan perasaan orang ke dalam kata-kata di atas kertas (surat) membuatnya perlahan mulai mengerti mengenai perasaannya yg sebenarnya dan orang disekitarnya. Pengisi suara; Ishikawa Yui.

#2 Bougainvillea Gilbert


Mayor Bougainvillea Gilbert menghargai Violet lebih dari apa pun. Tidak seperti tentara lainnya yg menganggap Violet sebagai senjata dan mampu digunakan di medan perang sesuka hati, Gilbert sama sekali tidak meganggapnya seperti itu. Dia berharap Violet mampu menemukan kebebasannya dan hidup bahagia sebagai seorang wanita. Terlihat kalau dia menyukai Violet. Pengisi suara; Namikawa Daisuke.

#3 Hodgins Claudia


Hodgins Claudia adalah mantan komandan tentara. Dia sekarang ialah pemilik perusahaan CH Postal Service. Seseorang yg dipercaya oleh Gilbert untuk menjaga Violet. Dia adalah orang yg banyak membantu Violet, dari memberinya pekerjaan dan tempat tinggal ditempatnya, sampai memberikannya nasihat dan dukungan padanya. Terlihat kalau dia sangat dekat dengan Baudelaire Cattleya. Pengisi suara; Koyasu Takehito.

#4 Blue Benedict


Blue Benedict adalah tukang pos yg bekerja di CH Postal Service. Meski pun terlihat tidak peduli, dia adalah seorang yg perhatian dan baik hati. Dia juga cukup banyak membantu Violet ketika susah. Terlihat kalau dia selalu bertengkar setiap kali bertemu dengan Cattleya. Pengisi suara; Uchiyama Kouki.

#5 Baudelaire Cattleya


Baudelaire Cattleya adalah Doll Auto Memory yg bekerja di CH Postal Service. Dia adalah orang yg baik hati dan peduli. Dia juga membantu Violet untuk menjadi Boneka Kenangan Otomatis yg lebih baik lagi. Terlihat kalau dia selalu bertengkar setiap kali bertemu Benedict. Dia juga terlihat sangat dekat dengan Hodgins. Pengisi suara; Endou Aya.

#6 Brown Erica


Brown Erica adalah Doll Auto Memory yg bekerja di CH Postal Service. Dia tidak pandai berkomunikasi dan tidak percaya diri dalam pekerjaannya. Dia adalah orang yg baik hati, peduli, dan pemalu. Terlihat kalau dia menyukai Benedict. Pengisi suara; Chihara Minori.

#7 Cannary Iris


Cannary Iris adalah Doll Auto Memory yg bekerja di CH Postal Service. Dia adalah orang yg percaya diri dan berterus terang. Dia mempunyai mimpi menjadi Boneka Kenangan Otomatis terbaik dan terkenal dikota tersebut. Pengisi suara; Tomatsu Haruka.

#8 Marlborough Luculia


Marlborough Luculia adalah teman kelas Violet untuk menjadi seorang Doll Auto Memory. Dia adalah orang yg baik hati dan peduli. Dia adalah orang yg membuat Violet untuk pertama kalinya berhasil membuat surat yg benar-benar mampu tersampaikan perasaan didalamnya. Karena dia Violet mulai mampu memahami perasaan seseorang sebenarnya. Pengisi suara; Tadokoro Azusa.

#9 Bougainvillea Dietfried


Bougainvillea Dietfried adalah kakak dari Gilbert sekaligus tentara angkatan laut yg membawa dan menyerahkan Violet kepada Gilbert. Dia membenci Violet karena sudah membunuh banyak bawahannya. Meski begitu, dia adalah orang yg baik hati dan peduli. Dia juga sangat menyayangi Gilbert. Pengisi suara; Kiuchi Hidenobu.

Musik ( 7.5/10 )


Opening Theme:
#1: “Sincerely” by TRUE

Ending Theme:
#1: “Michishirube (みちしるべ)” by Chihara Minori (eps 2-8)
#2: “Believe in…” by Yuuki Aira (eps 9)

Keseluruhan ( 8.3/10 )


Secara keseluruhan anime ini sangat baik dan mengharukan. Alur yg diberikan memiliki cerita penuh emosional yg berhasil membuat penontonnya benar-benar mendapatkan Fell nya. Anime ini cocok buat kamu yg suka drama penuh emosional. Karakter utamanya, Violet, tidak peka sama sekali terhadap perasaannya dan orang lain disekitarnya. Mengatakan dan bertindak seperti yg dipikirkannya.

Meski ada genre militernya, anime ini lebih fokus kepada drama dan slice of life. Tapi untuk kamu yg suka militer jangan kecewa, karena ceritanya benar-benar seru dan menarik. Genre militernya mungkin tidak terlalu kental, tapi bukan berarti tidak ada. Cerita militernya sendiri cukup baik menurut aku, meskipun tidak diutamakan.

Kalau kamu nyari anime yg ceritanya mampu bikin nangis, baper, ngabisin banyak tisu, Violet Evergarden ini mungkin mampu jadi alternatif buatmu.

Quotes: “Sebuah surat tidak harus berisikan bahasa yg indah. Terkadang, satu atau dua kalimat cukup untuk mengungkapkan perasaan seseorang” -Marlborough Luculia.

Incoming search terms:

kalimat terakhir mayor gilbert kepada violet evergarden,kata kata terakhir mayor gilbert kepada violet evergarden